Wednesday, October 26, 2005

Ku sebut namaMu...

Now let me try this again...


Bukan tak mau aku menyebut namaMu,
seperti pernah namaMu menjadi zikir ku dahulu...

Bukan tak mau aku mengingati diriMu,
seperti pernah diriMu menjadi kiblatku dahulu...

Namun..
masih mungkinkah aku menyebut namaMu,
sedangkan bibirku sudah menyentuh laranganMu...

masih mungkinkah aku menyembah diriMu,
sedangkan diriku sudah berpaling dari memandangMu...

Namun ketahuilah,
aku masih mahu menjadi hambaMu,
aku masih mahu berada dalam lindunganMu,
bernafas di bawah rahmatMu,
berjalan di bumiMu dengan berkatMu..

Tapi...
masih adakah lagi maafMu,
sedangkan aku sudah jauh meninggalkanMu,

Masih diterimakah lagi diriku sebagai hambaMu,
sedangkan laranganMu menjadi amalanku...
sedangkan tegahanMu menjadi tabiatku...

Bukan tak mau aku menyebut namaMu,
namun ku berasa malu padaMu...
Bukan tak mau aku mengingati diriMu,
namun layakkah diriku memohon padaMu...

Namun...
aku masih mau kembali ke jalanMu,
aku masih mau patuh pada laranganMu...

Tapi...
Entah bila, aku sendiri kurang pasti...

Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma`ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela`nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.

- At-Tauba (Ayat 66-68)




Finally, heh.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home